15 Jamaah Haji Debarkasi Banjarmasin Wafat

Senin, 26 November 2012   Tags: jamaah haji, banjarmasin, wafat   Views: 233


Jamaah haji Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang wafat selama menjalankan rangkaian ibadah haji musim haji 1434 Hijriah/2012 Masehi sebanyak 15 orang.
 
"Laporan resmi yang kami terima melalui Siskohat, jumlah anggota jamaah haji yang wafat hingga tanggal 24 November 2012 sebanyak 15 orang," ujar Wakabid Dokumen PPIH Debarkasi Banjarmasin, Nofirman, di Banjarbaru, Minggu.
 
Ia mengatakan, anggota jamaah haji yang meninggal terdiri dari 11 orang asal Kalimantan Selatan dan empat orang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah yang pemberangkatannya melalui Embarkasi Banjarmasin.
 
Menurut dia, sebanyak 14 orang wafat di Arab Saudi baik di daerah kerja (Daker) Mekah maupun Madinah dan telah dimakamkan di tempat pemakaman umum yang telah disiapkan pemerintah setempat.
 
Sementara, satu orang atas nama Nursiah anggota kelompok terbang 5 yang tercatat sebagai warga Rantau Kujang Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah meninggal di RSUD Ulin Banjarmasin.
 
"Kondisi haji tersebut saat tiba di Debarkasi Banjarmasin baik-baik saja tetapi mendadak terkena stroke ringan dan dilarikan ke rumah sakit tetapi jiwanya tidak tertolong hingga dinyatakan meninggal," ungkapnya.
 
Satu orang lagi atas nama Sadik Karsiman Radi warga Jalan Kenanga Indrasari Kabupaten Banjar yang wafat pada 20 November 2012 dilaporkan akibat insiden kecelakaan lalu lintas yang dialaminya.
 
"Haji tersebut dilaporkan wafat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Madinah dan sebab rinci meninggalnya tertulis 'Head Injury' kecelakaan lalu lintas," sebutnya.
 
Dikatakan, dilihat dari segi usia, angggota yang wafat sebelum kembali ke daerah, rata-rata berusia lanjut dan didominasi jemaah yang usianya di atas 60 tahun hingga tertinggi 90 tahun.
 
"Usia termuda anggota jamaah yang meninggal 41 tahun atas nama Basuki Rahmat anggota kloter 12, selebihnya jemaah berusia lanjut diatas 60 tahun hingga ada jemaah yang usianya mencapai 90 tahun," ujarnya.
 
Dilihat dari segi penyakit hingga membuat anggota jamaah wafat, hampir seluruhnya karena gangguan pada sirkulasi pernafasan, satu orang karena Endoktrin ditambah stroke ringan dan korban kecelakaan lalu lintas.
 
"Jumlah warga asal Kalimantan Selatan yang meninggal sebelum berakhirnya musim haji tahun 2012 ini sama dengan jumlah anggota yang meninggal pada musim haji 2011 sehingga bisa saja jumlahnya bertambah hingga kloter terakhir," katanya.
comments powered by Disqus